Saat ini, lift telah menjadi peralatan transportasi vertikal yang sangat diperlukan dalam produksi industri, konstruksi, pergudangan, dan logistik. Lift banyak digunakan untuk mengangkut material maupun personel secara vertikal. Namun, di balik frekuensi penggunaannya yang tinggi, lift juga memiliki berbagai risiko keselamatan yang serius, seperti terjepit, terpotong, hingga kegagalan perangkat keselamatan. Jika terjadi kehilangan kendali, kecelakaan tersebut dapat menyebabkan cedera serius, korban jiwa, serta kerugian material.
Selama proses pintu lift bergerak naik dan turun secara otomatis, terdapat sejumlah risiko keselamatan yang cukup sering terjadi. Ketika operator berada atau melintas di area pintu, atau ketika barang belum sepenuhnya dipindahkan dan peralatan belum disingkirkan, pintu yang tiba-tiba turun dapat menyebabkan kecelakaan serius seperti terjepit, benturan, atau terperangkap. Hal ini tidak hanya mengancam keselamatan operator di lokasi, tetapi juga dapat merusak struktur peralatan dan barang yang sedang dipindahkan.
Untuk mengatasi risiko keselamatan tersebut, salah satu solusi yang dapat digunakan adalah sensor laser. Perangkat ini umumnya dipasang di atas pintu lift dan menggunakan pemindaian laser untuk membentuk bidang deteksi berbentuk kipas 270° yang dapat dikonfigurasi. Area dan bentuk deteksi dapat disesuaikan secara fleksibel berdasarkan kondisi kerja, ukuran area, dan kebiasaan operasional di lokasi.
Ketika sistem mendeteksi adanya orang atau benda asing yang berada di dalam area perlindungan, sistem akan segera memblokir perintah penurunan pintu, sehingga dapat mencegah risiko benturan dan terjepit akibat pintu yang turun secara tiba-tiba. Dengan demikian, keselamatan dan stabilitas pengoperasian lift dapat ditingkatkan secara signifikan.

1. Safety Edge: Perlindungan Pasif untuk Mencegah Cedera Akibat Terjepit
Untuk mengatasi risiko terjepit akibat pintu lift yang turun, selain menggunakan sensor laser sebagai perlindungan aktif, Safety Edge juga dapat digunakan sebagai perlindungan tambahan.
Safety Edge biasanya dipasang pada bagian tepi bawah pintu. Komponen ini merupakan perangkat perlindungan berbentuk strip atau profil yang fleksibel, dapat ditekuk, dan mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi pemasangan. Safety Edge memiliki keunggulan berupa respons cepat, keandalan tinggi, dan pemasangan yang mudah.
Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut:
Ketika bagian tubuh operator atau benda lain secara tidak sengaja menekan atau menyentuh Safety Edge, perubahan tekanan di dalam Safety Edge akan segera memicu sakelar sensor. Sinyal tersebut kemudian dikirim secara real-time ke sistem kontrol lift, yang selanjutnya menjalankan tindakan keselamatan seperti menghentikan operasi dan memicu alarm, sehingga mencegah pintu terus bergerak turun.
Melalui metode perlindungan pasif ini, Safety Edge memberikan lapisan perlindungan kedua untuk semakin mengurangi risiko cedera akibat terjepit.

2. Sensor Visual AI: Pengawasan Cerdas untuk Mencegah Penggunaan Lift Barang oleh Personel
Selain itu, untuk memenuhi persyaratan keselamatan bahwa lift barang tidak boleh digunakan untuk mengangkut personel, serta mencegah pelanggaran aturan penggunaan lift, sistem dapat dilengkapi dengan sensor kamera visual keselamatan MVS-HDS dari Moncee Minyou untuk mewujudkan pengawasan keselamatan yang cerdas dan visual.
Sensor ini menggunakan teknologi AI human detection sebagai inti sistem dan dilengkapi dengan algoritma deteksi manusia yang dikembangkan secara mandiri. Sensor mampu melakukan analisis dinamis dan perbandingan cerdas terhadap gambar real-time di dalam lift barang maupun area kerja.
Ketika sistem mendeteksi seseorang memasuki area kritis yang dilarang untuk personel, sensor dapat segera mengeluarkan sinyal pemicu keselamatan dan dengan cepat berinteraksi dengan sistem kontrol lift barang untuk melakukan perlambatan darurat atau penghentian operasi.
Dengan demikian, risiko keselamatan yang disebabkan oleh penggunaan lift barang secara ilegal oleh personel dapat dicegah dari sisi teknis, sekaligus memperkuat sistem perlindungan keselamatan selama pengoperasian peralatan.

3. Sistem Perlindungan Terintegrasi: Perlindungan Aktif + Pasif + Pengawasan Cerdas
Secara keseluruhan, perlindungan keselamatan lift merupakan sistem yang komprehensif dan memerlukan pendekatan dari berbagai aspek, termasuk pencegahan aktif, perlindungan pasif, dan pengawasan cerdas.
Sensor laser, Safety Edge, dan sensor visual AI untuk deteksi manusia masing-masing menjalankan fungsi yang berbeda sekaligus saling melengkapi. Sistem ini tidak hanya dapat secara efektif mencegah kecelakaan umum seperti pintu menjepit atau membentur seseorang, tetapi juga membantu mencegah penggunaan lift barang oleh personel yang melanggar aturan.
Dengan mengintegrasikan perangkat keselamatan cerdas tersebut ke dalam seluruh proses pengoperasian lift, perusahaan dapat secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan, melindungi personel dan peralatan, serta meningkatkan efisiensi operasional di lokasi. Pada akhirnya, solusi ini memberikan dukungan teknis yang kuat dan andal bagi keselamatan produksi serta pengoperasian perusahaan yang terstandarisasi.

Produk Perlindungan Utama
Laser LiDAR: Pemantauan multi-level di area kerja, peringatan dini dan intervensi aktif terhadap potensi risiko.
Safety Edge: Memberikan perlindungan pada bagian tepi untuk meningkatkan keselamatan personel.
Sensor Visual AI MVS-HDS Monbcee Minyou: Deteksi manusia berbasis AI dan perlindungan visual dinamis.

Ikuti kami untuk mendapatkan lebih banyak informasi praktis dan solusi profesional mengenai perlindungan keselamatan lift. Jadikan keselamatan lebih cerdas dan pekerjaan lebih aman!
Artikel Sebelumnya:Di Era Manufaktur Cerdas Berbasis AI, Solusi Keselamatan Ope
Kembali ke daftar
Artikel Berikutnya:Jangan Tunggu Sampai Terjadi Kecelakaan Baru Menyesal! Perli