PT Sensor Moncee Shandong PT Sensor Moncee Shandong PT Sensor Moncee Shandong

Satu Safety Edge untuk Mengatasi 90% Risiko Tabrakan dan Terjepit pada Forklift, Mesin, dan Pintu Rolling

Dalam lingkungan produksi industri dan logistik pergudangan, sebagian besar kecelakaan tidak disebabkan oleh kerusakan besar pada peralatan, melainkan oleh faktor-faktor sesaat seperti blind spot, kesalahan pengoperasian, masuknya orang secara tiba-tiba ke jalur pergerakan, dan keterlambatan respons darurat, yang dapat menyebabkan risiko terjepit, tertabrak, atau terhimpit.

Pagar pengaman tradisional membutuhkan ruang yang cukup besar dan kurang fleksibel, sementara sensor fotolistrik mudah terganggu oleh kondisi lingkungan sehingga sulit beradaptasi dengan lingkungan kerja industri yang kompleks dan dinamis.

Sebagai perangkat pelindung fleksibel berbasis deteksi kontak fisik, Safety Edge memiliki keunggulan berupa respons pemicu yang sensitif, ketahanan terhadap gangguan, kemampuan adaptasi tinggi, dan pemasangan yang mudah. Karena itu, Safety Edge menjadi solusi penting untuk peningkatan keselamatan peralatan industri secara praktis dan ekonomis. Produk ini banyak digunakan pada forklift, mesin pembentuk ban, pintu rolling otomatis, dan berbagai peralatan industri lainnya untuk membantu menciptakan lingkungan produksi yang lebih aman.


01 Skenario Khusus Forklift Industri: Mengatasi Blind Spot dan Mewujudkan Perlindungan Anti-Tabrakan

Jalur di area pergudangan umumnya sempit dengan tumpukan barang yang padat. Saat forklift berbelok, mundur, atau bergerak dengan kecepatan rendah, terdapat banyak blind spot yang dapat menyebabkan forklift menabrak pekerja, rak, dinding, atau objek lainnya. Karena itu, area ini menjadi salah satu titik dengan risiko kecelakaan yang tinggi.

Dengan memasang Safety Edge di sekeliling bodi forklift dan bagian luar garpu forklift, sistem dapat memanfaatkan prinsip deteksi kontak fisik. Ketika forklift secara tidak sengaja bersentuhan dengan manusia atau objek selama pengoperasian, Safety Edge akan mengalami deformasi dan segera memicu pemutusan rangkaian, sehingga forklift langsung berhenti.

Dengan demikian, risiko tabrakan, terlindas, dan benturan dapat diminimalkan.

Tidak diperlukan respons manual dari operator. Begitu terjadi kontak, sistem langsung berhenti dengan respons dalam hitungan milidetik. Solusi ini cocok untuk lingkungan industri dengan aktivitas forklift yang tinggi, kecepatan rendah, serta kondisi lalu lintas manusia dan kendaraan yang bercampur.

Material fleksibelnya juga dapat membantu meredam energi benturan sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi peralatan dan barang.


Safety Edge1.jpg


02 Skenario Mesin Pembentuk Ban: Menghindari Risiko Terjepit dan Memperkuat Perlindungan antara Manusia dan Mesin

Mesin pembentuk ban merupakan salah satu peralatan otomatis berisiko tinggi dalam industri karet dan plastik. Bagian seperti mekanisme buka-tutup cetakan, tepi mekanisme kompresi yang dapat memanjang dan menarik kembali, serta rangka geser pembentuk merupakan titik risiko utama.

Mesin bekerja dengan kecepatan tinggi, menghasilkan gaya mekanis yang besar, dan memiliki struktur yang kompleks serta tidak beraturan. Kondisi tersebut membuatnya rentan terhadap kecelakaan terjepit dan terpotong di area produksi.

Solusi perlindungan konvensional memiliki sejumlah keterbatasan. Area produksi yang berdebu dan struktur mesin yang tidak beraturan dapat menyebabkan safety light curtain mudah terganggu oleh debu atau material, sehingga berpotensi menimbulkan alarm palsu maupun kegagalan deteksi.

Sementara itu, pagar pengaman tetap dapat menghalangi ruang kerja, menyulitkan pekerja saat mengambil material, melakukan penyesuaian mesin, atau membersihkan sisa material, sehingga berdampak pada efisiensi produksi.

Safety Edge dapat ditekuk secara fleksibel dan mengikuti berbagai tepi lengkung, bagian buka-tutup yang tidak beraturan, serta titik-titik di bagian bawah mekanisme geser mesin pembentuk ban.

Dengan desain perlindungan yang tidak mengganggu aktivitas kerja, Safety Edge tidak menghalangi pengoperasian maupun mengurangi kapasitas produksi.

Ketika pekerja melakukan pengoperasian dari jarak dekat, melakukan penyesuaian mesin, atau menyambungkan material, jika tubuh atau material secara tidak sengaja menyentuh bagian berbahaya, peralatan dapat segera berhenti.

Hal ini membantu mengurangi risiko terpotong, tangan terjepit, dan terhimpit, sekaligus menjaga keseimbangan antara keselamatan dan efisiensi kerja, sehingga sesuai untuk kebutuhan peningkatan keselamatan di pabrik karet dan plastik.


Safety Edge7.jpg


03 Skenario Bagian Bawah Pintu Rolling: Perlindungan Anti-Jepit dan Anti-Jatuh untuk Keamanan Area Keluar-Masuk

Pintu rolling elektrik yang digunakan di pabrik, gudang, garasi apartemen, toko, dan gedung perkantoran memiliki area bawah pintu sebagai salah satu blind spot berbahaya.

Pintu rolling memiliki bobot yang cukup besar, bergerak turun dengan cepat, dan menghasilkan gaya mekanis yang kuat. Dalam aktivitas sehari-hari, orang yang melintas, kendaraan yang keluar-masuk, atau anak-anak yang tidak sengaja berada di area tersebut dapat menghadapi risiko terjepit, tertimpa pintu, maupun benturan dengan kendaraan.

Banyak pintu rolling lama tidak dilengkapi sistem perlindungan yang memadai atau hanya mengandalkan limit switch mekanis. Responsnya relatif terbatas sehingga tidak selalu mampu menghentikan pintu dengan cepat ketika terjadi kondisi darurat.

Memasang Safety Edge pada bagian bawah pintu rolling merupakan solusi retrofit yang ekonomis dan efektif.

Ketika pintu bergerak turun, Safety Edge pada bagian bawah akan segera mendeteksi kontak dengan manusia, kendaraan, benda asing, atau hambatan di permukaan lantai, kemudian memicu pintu untuk berhenti atau bergerak naik kembali.

Dengan demikian, sistem dapat memberikan perlindungan respons cepat terhadap risiko terjepit, tertimpa, dan terlindas.

Produk memiliki ketahanan terhadap keausan dan penggunaan dalam kondisi berat, serta dapat digunakan di lingkungan luar ruangan maupun lingkungan industri yang lembap dan berdebu. Dengan kebutuhan perawatan yang rendah, Safety Edge dapat digunakan pada berbagai jenis pintu rolling industri, komersial, maupun sipil.

Ini menjadikannya solusi perlindungan yang penting untuk meningkatkan keselamatan area keluar-masuk fasilitas publik dan kawasan industri.


Safety Edge8.jpg


Satu Solusi untuk Tiga Skenario: Keunggulan Safety Edge yang Sulit Digantikan

Perlindungan tanpa blind spot

Pemicu berbasis kontak fisik, tidak mudah terpengaruh oleh debu, kondisi pencahayaan, maupun blind spot rendah, dengan respons langsung terhadap kontak.

Kemampuan adaptasi tinggi

Material fleksibel dan dapat ditekuk, sehingga cocok untuk bagian bawah mesin, tepi dengan bentuk tidak beraturan, maupun struktur melengkung.

Tidak mengganggu aktivitas kerja

Dapat dipasang secara tersembunyi tanpa menghalangi area kerja, sehingga tidak mengganggu pergerakan forklift, proses produksi, maupun buka-tutup pintu.

Solusi retrofit dengan biaya efektif

Peningkatan keselamatan dapat dilakukan dengan biaya relatif rendah untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja, kerusakan peralatan, dan potensi sanksi keselamatan.

Cocok untuk berbagai kondisi kerja

Tahan terhadap keausan, air, dan penuaan, serta sesuai untuk lingkungan industri yang berat maupun aplikasi komersial luar ruangan.


All-Safety Edge3.jpg


Keunggulan utama Safety Edge terletak pada pemicu kontak mekanis, ketahanan terhadap gangguan, sensitivitas tinggi, dan respons cepat.

Baik digunakan pada forklift yang bergerak, mesin industri yang bekerja secara bolak-balik, maupun pintu akses yang membuka dan menutup secara otomatis, Safety Edge dapat dipasang dengan mudah untuk melengkapi celah perlindungan keselamatan dengan biaya yang relatif rendah.

Dengan demikian, Safety Edge membantu mengurangi berbagai risiko terjepit, tertabrak, terhimpit, dan benturan, serta menjadi solusi perlindungan keselamatan yang efektif dan ekonomis untuk lingkungan produksi industri dan logistik pergudangan.

15318935025
+8615318935025
wangxinkun@moncee.com