PT Sensor Moncee Shandong PT Sensor Moncee Shandong PT Sensor Moncee Shandong

Bagaimana Menentukan Perlindungan AGV terhadap Tabrakan dengan Anggaran Terbatas? Panduan Memilih Safety Edge dan LiDAR

Dalam skenario pergudangan pintar dan pemindahan material di area produksi, kemampuan AGV dalam mencegah tabrakan berhubungan langsung dengan keselamatan personel, kerusakan peralatan, dan efisiensi produksi. Saat ini, solusi perlindungan terhadap tabrakan yang umum digunakan di industri adalah Safety Edge dan single-line LiDAR. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal logika perlindungan dan skenario aplikasinya. Banyak staf purchasing dan engineer peralatan masih kesulitan menentukan pilihan yang tepat. Artikel ini akan menguraikan kelebihan dan kekurangan keduanya, skenario aplikasi yang sesuai, serta memberikan panduan pemilihan agar solusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan aktual.


1. Prinsip Kerja Utama

Safety Edge: merupakan sistem perlindungan pasif berbasis kontak fisik, yang terdiri dari strip karet konduktif, base, dan modul kontrol, serta dipasang mengelilingi bodi kendaraan. Ketika mendapat tekanan dari luar hingga mengalami deformasi, sirkuit akan terhubung dan mengirimkan sinyal emergency stop. Jika tidak terjadi benturan, sistem tidak akan melakukan tindakan apa pun.

Single-line LiDAR: merupakan sistem perlindungan aktif tanpa kontak fisik. Perangkat memancarkan laser bidang 270° untuk melakukan pengukuran jarak dengan presisi milimeter. Pengguna dapat menentukan warning zone dan stop zone sesuai kebutuhan, sehingga rintangan dapat dideteksi dan dihindari tanpa harus terjadi benturan fisik.


AGV Safety Edge.png


2. Safety Edge: Kelebihan dan Kekurangan

(1) Keunggulan Utama

1. Biaya rendah dan mudah diterapkan

Biaya pengadaan jauh lebih rendah dibandingkan LiDAR. Pemasangannya sederhana, tidak memerlukan commissioning yang rumit, dan dapat digunakan setelah pemasangan kabel.

2. Adaptasi lingkungan yang kuat

Dengan tingkat perlindungan IP65 dan ketahanan terhadap interferensi elektromagnetik, Safety Edge cocok digunakan di lingkungan dengan oli dan debu. Tingkat kerusakannya rendah, sedangkan perawatan selanjutnya umumnya cukup dengan mengganti strip karet.

3. Tidak memiliki blind spot optik

Dapat mencakup objek rendah yang mungkin tidak dapat dideteksi oleh LiDAR, sehingga berfungsi sebagai lapisan perlindungan terakhir terhadap tabrakan.

4. Aplikasi luas dan aman

Mendukung normally closed safety circuit. Jika strip mengalami kerusakan, sistem dapat secara otomatis menghentikan kendaraan. Cocok untuk berbagai peralatan berkecepatan rendah dan berbeban ringan.

(2) Keterbatasan

1. Risiko perlindungan pasif lebih tinggi

Kendaraan harus mengalami kontak fisik terlebih dahulu sebelum berhenti. Pada skenario berkecepatan tinggi dan berbeban berat, hal ini dapat menyebabkan cedera pada personel atau kerusakan peralatan. Pada area dengan interaksi manusia dan kendaraan, tingkat perlindungannya juga berpotensi tidak memenuhi persyaratan keselamatan.

2. Area perlindungan terbatas

Perlindungan hanya mencakup bagian tepi kendaraan dan tidak memiliki kemampuan pemantauan area secara menyeluruh.

3. Tidak mendukung peringatan bertingkat

Benturan ringan sekalipun dapat langsung memicu emergency stop sehingga berpotensi memengaruhi efisiensi produksi.

4. Fleksibilitas perlindungan terbatas

Tidak dapat membagi area perlindungan menjadi beberapa zona dan kurang cocok untuk skenario yang kompleks.


Safety Edge.jpg


3. Single-Line LiDAR: Kelebihan dan Kekurangan

(1) Keunggulan Utama

1. Penghindaran rintangan aktif lebih aman

Dengan jangkauan pengukuran hingga 8 meter, LiDAR dapat menerapkan perlindungan bertingkat dan mendeteksi rintangan sebelum terjadi benturan, sehingga risiko tabrakan dapat berkurang secara signifikan.

2. Area perlindungan fleksibel

Mendukung pengaturan zona peringatan berbentuk poligon secara kustom dan pemantauan area hingga 270°. Jika tata letak area berubah, konfigurasi cukup disesuaikan melalui software sehingga cocok untuk sistem produksi yang fleksibel.

3. Biaya perawatan rendah

Karena menggunakan metode perlindungan tanpa kontak fisik, tidak terdapat keausan mekanis. Perawatan rutin umumnya cukup dilakukan dengan membersihkan lensa secara berkala, sehingga biaya penggunaan jangka panjang lebih rendah.

4. Respons cepat dan stabil

LiDAR melakukan pemindaian lingkungan sekitar secara real-time. Ketika muncul rintangan, sistem dapat segera mengeluarkan sinyal keselamatan sehingga memberikan respons perlindungan yang cepat dan membantu menjaga keamanan pengoperasian peralatan.

(2) Keterbatasan

1. Biaya pengadaan lebih tinggi

Harga produk industri jauh lebih tinggi dibandingkan Safety Edge, sehingga kurang ekonomis untuk AGV kecil dengan biaya rendah.

2. Masih memiliki blind spot deteksi

LiDAR mungkin tidak dapat mengenali objek yang sangat rendah. Jika digunakan secara mandiri, diperlukan perangkat perlindungan tambahan untuk menutup area blind spot.

3. Lebih dipengaruhi kondisi lingkungan

Cahaya yang sangat kuat, permukaan dengan reflektivitas tinggi, debu, dan kondisi lingkungan tertentu dapat menyebabkan kesalahan deteksi atau penilaian.

4. Membutuhkan proses commissioning

Konfigurasi parameter biasanya memerlukan tenaga profesional. Jika skenario perlindungan diubah setelah instalasi, sistem juga perlu dikonfigurasi atau di-commissioning ulang.


Safety LiDAR8.jpg


4. Pembagian Skenario Aplikasi

Prioritaskan Safety Edge:

Untuk peralatan berbeban ringan, anggaran terbatas, rute operasi tertutup dan tetap, serta proyek sementara atau jangka pendek. Safety Edge juga dapat dikombinasikan dengan single-line LiDAR sebagai perlindungan tambahan.

Prioritaskan single-line LiDAR:

Untuk skenario dengan interaksi manusia dan kendaraan, beban berat, tuntutan kepatuhan keselamatan yang tinggi, serta lini produksi otomatis yang membutuhkan operasi kontinu tanpa gangguan.


5. Solusi Optimal: Perlindungan Ganda

Solusi yang umum digunakan di industri adalah “single-line LiDAR + Safety Edge”.

LiDAR berfungsi sebagai inti perlindungan aktif untuk mendeteksi rintangan dari jarak tertentu dan mengurangi sebagian besar risiko tabrakan sebelum terjadi kontak.

Safety Edge berfungsi sebagai lapisan perlindungan pasif terakhir, menutup area blind spot dan melakukan pengereman darurat ketika terjadi kontak atau kondisi darurat.

Dengan mengombinasikan kedua metode tersebut, sistem memperoleh perlindungan berlapis yang mengintegrasikan perlindungan aktif dan pasif, sekaligus membantu memenuhi persyaratan keselamatan dalam aplikasi industri.


Safety Edge4.jpg


Kesimpulan Pemilihan

1. Skenario berbiaya rendah, kecepatan rendah, dan risiko rendah:

Pilih Safety Edge secara mandiri untuk mendapatkan solusi dengan cost-performance yang tinggi.

2. Skenario berkecepatan tinggi, beban berat, atau interaksi manusia dan kendaraan:

Prioritaskan single-line LiDAR untuk menyeimbangkan keselamatan, efisiensi, dan kepatuhan.

3. Skenario dengan standar keselamatan tinggi dan kebutuhan produksi jangka panjang yang stabil:

Gunakan solusi perlindungan ganda — single-line LiDAR + Safety Edge — untuk mengoptimalkan keselamatan, efisiensi operasional, dan kepatuhan.


AGV Safety Edge2.png

15318935025
+8615318935025
wangxinkun@moncee.com